Dalam Memori Terindah, Angelina Yofanka.

Mulanya, cerita ini diharapkan menjadi sebuah kisah petualangan yang penuh kebahagiaan, namun sebaliknya menjadi sebuah cerita pilu.

Sabtu siang dan malam tertanggal 04 Februari 2012 kami meyakini akan menjalani sebuah petualangan yang ceria. Hati melangkah tegap menuju kisah petualangan yang diyakini akan terjadi. Paginya, minggu 05 Februari 2012 senyum pagi ceria menghiasi masing-masing wajah kurang tidur kita. Semua gembira, berharap tinggi akan jalan menantang di depan. Bermain dan bergulat dengan derasnya air Cikandang.

Matahari mulai meninggi, petualangan dimulai dan segalanya berjalan sesuai yang diharapkan. Masing-masing persona tenggelam dalam hasrat petualangannya sendiri. Namun, tak lama waktu berlalu, secepat kilat, keceriaan itu seakan ditarik paksa dan menghentak kesadaran persona-persona dalam kenyataan yang sungguh pahit. Seorang anggota perjalanan, teman kami semua, Angelina Yofanka tak tampak dalam penglihatan semua. Pikiran berlalu cepat, akal dan logika menahan kita untuk tetap tenang. Akan tetapi, tatapan kosong dan tanpa daya mulai tertanam perlahan saat mengetahui Fanka sudah cukup lama tak tampak. Dari keterangan para penduduk sekitar timbul realita yang menyesakkan dada, Fanka berkemungkinan terperangkap di bawah sebuah batu besar. Seketika dapat kudengar jantung kami berhenti memompa sesaat mengetahui kemungkinan tersebut.

Proses pencarian pun langsung dimulai saat itu juga dengan segenap usaha yang tertuang. Pihak lain yang berempati serupa pun turut membantu proses pencarian. Segenap usaha yang dimampu dilakukan oleh berbagai pihak. Akan tetapi, pencarian masih belum menemukan hasil. Kami masih belum bertemu Fanka kembali. Dua hari berlalu sejak kehilangannya, usaha pencarian masih terus dilakukan. Kami bertekad untuk menemukannya. Fanka harus ditemukan.  Hingga sore itu, Selasa sore pertanggal 07 Februari 2012 karena keterbatasan waktu saya terpaksa pulang. Keesokan harinya Rabu 08 Februari, pencarian masih diteruskan tanpa henti. Kemudian, pada sore hari itu, pada batas siang dengan malam, sebuah pesan singkat muncul dengan  tegasnya, “Ud dtemuin dom“. Sontak, napas dihela panjang dan pikiran berkelebat kencang, “Apa benar sudah ditemukan? dimana dan bagaimana?”. Beberapa teman pun dihubungi untuk memastikan kebenaran berita itu. Tanpa waktu yang lama, berita tersebut benar adanya, Fanka ditemukan dibawah batu tempat perahunya terjebak. Rupanya Fanka tidak pernah pergi dari tempat terakhir teman-teman melihatnya.

Perkembangan berita pun menyatakan bahwa Fanka akan dibawa ke rumah duka RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.  Pada hari tersebut, saya kebetulan harus langsung dari Garut, Bandung lalu Jakarta untuk mengikuti suatu rapat. Lantas, karena sudah di Jakarta dan rapat pun masih berlangsung hingga larut malam, maka saya memutuskan untuk tinggal dan langsung menengok ke rumah duka.

Sekitar jam 3 pagi pertanggal 9 Februari, rombongan yang mengantar Fanka langsung dari Cikandang tiba di RSPAD. Doa dan tangisan menghantar kepergiannya sebelum dikungkung pada sebuah kotak putih. Hatiku hancur  berserakan melihat kondisi Fanka yang malang. Pagi menjelang, teman-teman yang lain pun berdatangan, semua ingin berucap terakhir pada Fanka. Hari terlewat kelewat pelan menuju peristirahatan terakhir Fanka di San Diego Hills, Karawang.

Setelah misa terakhir, Fanka dan rombongan bergerak pelan menuju San Diego Hills. Ucapan selamat tinggal bercampur haru dalam isak tangis kami. Hujan air mata yang beribu membasahi tanah, mengantarkan Fanka menuju sang pencipta. Dengan begitu, berakhirlah perjalanan Fanka bersama kami. Salam dan sayang dan hormat dari kami semua. Selamat jalan Angelina Yofanka…

Namun, bagi kami perjalanan belum berakhir.  Emosi dan pikiran yang terkuras yang dilandasi oleh kejadian yang dialami Fanka masih dirasakan sampai saat ini. Cerita Fanka menjadi cerita yang harus kami lanjutkan sebagai bahan pelajaran. Sebuah bahan pelajaran pahit yang dapat menjadi awal untuk memperbaiki sistem dan organisasi yang sudah ada.

Selamat jalan Angelina Yofanka…

Selamat jalan Angelina Yofanka…

Kamu akan selalu menjadi bagian dari kami semua.

Advertisements

Published by

ocean916

https://www.facebook.com/Dominic.Oki.Ismoyo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s