Ide.

Inception

Saya teringat sebuah film layar lebar dengan judul INCEPTION karya sutradara Christopher Nolan. Saya mengagumi idenya dan plot cerita yang tanpa akhir. Cerita bermula dari sebuah illustrasi proses mimpi yang digambarkan dengan proses perampokan/pengambilan suatu barang berharga/informasi dari sebuah rumah. Informasi/barang berharga tersebut merupakan perumpamaan dari rahasia yang tersimpan dalam kepala yang tertanam kuat-kuat. Para pelaku berhasil mencuri informasi tersebut dengan memasuki kepala orang melalui mimpi yang terhubung. Setelah barang berharga/informasi tersebut terambil semua pelaku terbangun dari tidurnya. Misi selesai.

Film berlanjut dengan tawaran bagi para pelaku untuk melakukan sesuatu yang diluar pakem kebiasaan, sesuatu yang jauh lebih sulit. Tawaran tersebut mengharuskan mereka untuk menanamkan suatu benih pikiran pada kepala orang, alih-alih mengambil/merampok informasi. Harapannya adalah untuk mendapatkan keuntungan dari ide yang ditanamkan tersebut, seolah-olah ide tersebut murni dari sang korban padahal berasal dari kepentingan sang pelaku. Tentu saja, semua usaha pengambilan dan penanaman benih pikiran tersebut dilakukan menggunakan sarana mimpi tanpa diketahui oleh sang korban. Pemikiran utama dari film ini adalah menjadikan mimpi sebagai tempat petualangan yang luas dan merupakan wadah yang tepat untuk masuk dalam pikiran orang baik untuk mengambil atau menanamkan suatu pemikiran. Proses ilustrasi mimpi yang cermat dan scenario yang bagus menjadikan film ini sangat menarik untuk ditonton.

Apa yang bisa dipelajari dari film tersebut?

Bagi saya, film tersebut mengungkapkan bahwa untuk menanamkan suatu buah pikiran pada satu benak suatu individu memerlukan proses yang lama dan sulit. Untuk membuat seseorang agar mempunyai pemikiran mendalam mengenai satu buah ide membutuhkan perjuangan yang cukup berat. Proses penanaman ide dan pemikiran tersebut tidak bisa melalui proses pemaksaan. Suatu ide tidak bisa dipaksakan. Toh, proses pencucian otak juga tidak bisa dilakukan sehari semalam. Buah pikiran tersebut harus timbul seolah-olah buah pikiran tersebut timbul dari dalam dirinya sendiri dan telah melalui proses pemikiran panjang dari dalam dirinya sendiri. Suatu proses yang digambarkan dengan berlapis-lapis mimpi yang membahayakan untuk membangun kesadaran diri tersebut dalam film Inception. Untuk membentuk suatu individu untuk memiliki ide semacam itu harus melalui jalan yang saling berkaitan dan saling membangun menuju ide yang diinginkan itu.

Proses pendidikan setali tiga uang dengan proses penanaman ide pada suatu individu. Keduanya membutuhkan perjalanan yang berliku dan panjang. Suatu ide yang tertanam baik pada suatu pikiran, dilahirkan dari pendidikan/penanaman ide yang dibangun dan diatur tingkat pertumbuhannya.

Melalui pikiran tersebut, saya setidaknya bisa sedikit lebih mengerti kenapa proses pendidikan memerlukan proses yang panjang, dari TK, SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi. Pendidikan yang lama dan panjang tersebut, membuat seorang manusia menjadi beradab dan lebih bermartabat. Bahkan seorang penjahat/kriminal pun mengetahui/mengerti sopan santun yang berlaku di masyarakat karena setidaknya perihal sopan santun itu sudah diajarkan padanya pada suatu masa saat dia kecil. Mengenai pilihannya untuk menjadi jahat/kriminal, semata-mata terletak pada kemungkinan perjalanan perkembangan dan pertumbuhan hidupnya yang dikelilingi oleh kondisi lingkungan yang buruk.  

Green Idea?

Dalam perjalanan hidup yang saya ikuti dan masih saya jalani sampai sekarang, frase kata lingkungan hidup menjadi sesuatu yang penting maknanya. Agaknya saya harus berterima kasih, berkat usaha keluarga saya yang senantiasa mengajak saya pergi ke Kebun Raya Bogor, Kebun Binatang, Taman Safari dan pantai-pantai di Jawa J. Lingkungan hidup menjadi frase kata yang akrab dengan pertumbuhan dan perkembangan pribadi saya. Hingga sekarang pun saya mengikuti organisasi-organisasi yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Salah satu organisasi yang saya ikuti juga mengusung kata lingkungan hidup namun dalam perjalanannya saya merasakan adanya deviasi pemikiran berkat perubahan dan perkembangan jaman. Salah satu hal yang coba dikembangkan organisasi ini adalah mengenai Community Development. Ide ini belum lama diterapkan dalam organisasi ini dan pada kenyataannya ide tersebut mempunyai kesan yang dipaksakan. Padahal, landasan utama dari organisasi tersebut adalah lingkungan hidup dan ide yang diusung tersebut adalah Green Community Development. Ide yang erat terkait.

Namun, seperti saya ungkapkan sebelumnya, untuk menjadikan suatu buah pikiran menjadi suatu ide yang melekat kuat dalam diri seseorang membutuhkan proses yang tidak singkat dan mudah. Ide mengenai Green Community Development tersebut harus dibangun dan diatur pertumbuhannya melalui program-program kerja yang mendukung kearah tersebut. Sedikit demi sedikit pemahaman tersebut ditanamkan agar menjadi ide yang mendorong individu/organisasi tersebut untuk maju dan berkembang. Jikalau organisasi ini masih ingin untuk berperan serta dalam Green Community Development maka landasan awal yang telah dibangun dalam beberapa waktu terakhir ini haruslah diperkuat dan diatur perkembangannya. Layaknya seorang mahasiswa, mahasiswa ini harus diarahkan untuk mengambil mata kuliah dan divisi ilmu yang berkaitan dengan ide tersebut. Bagi sebuah organisasi, sebuah peta perjalanan (roadmap) selayaknya harus dibuat dan ditempuh untuk semakin memperkuat ide tersebut.

Akhir kata, ide merupakan sesuatu yang mendorong kita untuk bergerak. Dalam hal ini, ide dapat dipandang sebagai suatu buah harapan. Suatu ide yang kuat melekat akan menggerakkan kita pada pengharapan yang ingin kita raih. Oleh karena itu, ide merupakan hal yang sangat berharga bagi diri kita. Harapan dan pencapaian kita ditentukan oleh sebuah ide.

Advertisements

Published by

ocean916

https://www.facebook.com/Dominic.Oki.Ismoyo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s