Sumba, Flores, Timor dan Kepulauan Alor

ntt (1)

Ketiga pulau tersebut merupakan suatu wilayah administratif yang disebut dengan Propinsi Nusa Tengggara Timur. Sebuah propinsi yang cukup menarik dilihat karena membentuk sebuah segitiga, dengan anggapan memasukkan Pulau Timor seluruhnya. Pulau Sumba adalah sisi terpendeknya, sedangkan gugusan Kepulauan Flores hingga Alor adalah sisi hipotenusanya. Secara geografis, wilayah ini berbeda dengan wilayah Indonesia lain yang berada di sisi Barat. Iklimnya cenderung kering dan jarang hujan, tiupan angin cukup kencang terutama pada musim timur (Juni – Nov). Topografinya didominasi banyak pulau yang tersusun oleh bukit dan gunung. Wilayah ini termasuk ke dalam wilayah yang dipisahkan oleh garis Wallace dan Weber, sehingga flora dan fauna yang terdapat disana lebih menyerupai spesies australia. Jumlah populasi penduduk dipropinsi ini masih sedikit dibandingkan dengan populasi di wilayah barat lainnya.

Secara geografis, wilayah ini sangat kaya akan sumber daya alam dan masih cukup banyak potensi yang belum digali. Tak perlu diumbar disinilah kekayaan itu, terlalu banyak, cari sendiri sana di Mbah G. Kontras dengan kayanya sumber daya alam itu adalah kondisi penduduk yang cukup memprihatinkan. Berikut statistik yang disediakan oleh id.wikipedia.org:

  1. Tingkat pendaftaran sekolah menengah adalah 39% yang jauh dibawah rata-rata Indonesia, yaitu 80.49% tahun 2003/04 (menurut UNESCO).
  2. Minuman berupa air bersih, sanitasi dan kurangnya sarana kesehatan menyebabkan terjadinya kekurangan gizi anak (32%) dan kematian bayi (71 per 1000) juga lebih besar dari kebanyakan provinsi Indonesia lainnya.
  3. Tingkat ekonomi di provinsi ini lebih rendah dari pada rata-rata Indonesia, dengan tingginya inflasi (15%), pengangguran (30%) dan tingkat suku bunga (22-24%).

Jadi, daerah ini dengan sumber daya melimpahnya ternyata mempunyai tingkat taraf kehidupan yang rendah.

Masalah klasik negeri ini.

Sudah tentu, salah atur dan salah urus. Salah berkepanjangan dan kebangetan.

Mungkin, kalau ada teknologi kloning, Pakde Jokowi dan Koh Ahok bolehlah di Copy Cloning Paste ke daerah-daerah salah atur dan salah urus seperti daerah ini.  hehehe…

Tapi toh itu tidak mungkin saudara-saudara, realistis saja hehe. Tahun-tahun ini, periode ini, sudah masuk dalam sebutan Abad 21. Abad yang katanya canggih yang jelas ditandai oleh kemajuan teknologi yang cukup pesat selama 30 tahun terakhir. Teknologi maju, karena orang yang mengembangkannya berpikir maju.

Untuk itu, kalau wilayah ini ingin maju harus mulai merekrut orang-orang berpikiran maju. Seiring dengan itu, para orang maju harus mau merekrut dirinya sendiri dan melihat wilayah ini kedepan sebagai wilayah yang berpotensi besar. Sudah cukup penuh sesak wilayah Indonesia bagian barat. Sudah cukup banyak persaingan, bahkan menjurus ke persaingan yang tidak sehat.

Marilah kesini, ke Sumba, Flores, Timor dan Kepulauan Alor. Banyak kosongnya wilayah ini. Kembangkan wilayah ini. Persaingan pun masih sedikit. Jangan sampai bule-bule itu lagi yang mengambil potensi disini. Sudah terlalu banyak bule itu caplok negara ini. Anak bangsa ini sudah sama pintar dan majunya dengan bule-bule itu kok.

Dari saya pribadi, latar belakang keilmuan saya, sudah cukup gatal saya ingin merasakan asinnya Laut Sawu dan Laut Flores.

Dari saya pribadi, latar belakang minat jelajah saya, sudah cukup haus saya ingin minum segarnya air Gunung Inerie dan memuncaki tebing-tebing batu tinggi hasil tabrakan lempeng benua di Timor serta merasakan derasnya arus Sungai Kambaniru.

Jadi, tunggu apa lagi.. Ayo kita ke Nusa Tenggara Timur !

Advertisements

Published by

ocean916

https://www.facebook.com/Dominic.Oki.Ismoyo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s